Ponpes Liqaur Rahmah

Loading

Archives 24/01/2026

Relawan Bencana: Pelatihan Mental Resilience Santri Liqaurrahmah

Indonesia merupakan negara yang secara geografis berada di jalur “Ring of Fire”, menjadikannya salah satu wilayah yang paling rawan terhadap berbagai jenis bencana alam. Menyadari posisi ini, Pondok Pesantren Liqaurrahmah merasa bertanggung jawab untuk tidak hanya mencetak santri yang ahli dalam bidang ukhrawi, tetapi juga sigap dalam aksi kemanusiaan. Program pelatihan Relawan Bencana diresmikan sebagai bagian dari ekstrakurikuler wajib bagi santri tingkat menengah dan atas. Mereka dilatih untuk menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat saat terjadi situasi darurat. Hal ini merupakan bentuk implementasi nyata dari ajaran Islam tentang pentingnya menolong sesama (ta’awun) dan menjadi manusia yang paling bermanfaat bagi orang lain (khairunnas anfauhum linnas).

Fokus utama dari pelatihan ini bukan hanya pada keterampilan teknis evakuasi atau pertolongan pertama, melainkan pada pembangunan Mental Resilience atau ketangguhan mental. Dalam situasi bencana yang penuh kekacauan dan trauma, seorang relawan harus memiliki stabilitas emosi yang kuat agar dapat berpikir jernih dan mengambil keputusan yang tepat. Para santri di Liqaurrahmah diberikan materi mengenai psikologi bencana, di mana mereka belajar bagaimana mengelola stres diri sendiri sekaligus memberikan dukungan emosional kepada para korban. Ketangguhan ini dibangun melalui latihan lapangan yang disimulasikan sedemikian rupa mirip dengan kondisi asli, sehingga mereka terbiasa menghadapi tekanan dan ketidakpastian.

Keterlibatan santri dalam aksi kemanusiaan memberikan dimensi baru dalam pendidikan karakter di pesantren. Mereka diajarkan bahwa kesalehan tidak hanya diukur dari lamanya waktu yang dihabiskan di atas sajadah, tetapi juga dari seberapa besar kepedulian mereka saat melihat penderitaan orang lain. Di Liqaurrahmah, nilai-nilai ketulusan dan pengorbanan sangat ditekankan. Para santri belajar untuk bekerja secara kolektif, menyingkirkan ego pribadi demi keselamatan nyawa manusia. Pelatihan ini juga mencakup manajemen logistik dan dapur umum, memastikan bahwa bantuan yang disalurkan dapat dikelola secara profesional dan transparan sesuai dengan kaidah manajemen modern yang dipadukan dengan kejujuran ala santri.

Pondok Pesantren Liqaurrahmah juga menjalin kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan kurikulum pelatihan yang diberikan sesuai dengan standar nasional. Para santri belajar tentang mitigasi bencana, cara membaca peta risiko, hingga teknik komunikasi darurat menggunakan perangkat radio.