Ponpes Liqaur Rahmah

Loading

Kerjasama Liqaurrahmah & Rumah Zakat untuk Penguatan Ketahanan Pangan

Kerjasama Liqaurrahmah & Rumah Zakat untuk Penguatan Ketahanan Pangan

Ketahanan pangan telah menjadi isu krusial yang menyita perhatian dunia, terutama pasca krisis ekonomi global yang berdampak pada stabilitas harga kebutuhan pokok. Di Indonesia, potensi lahan produktif yang dimiliki oleh lembaga-lembaga keagamaan dan pesantren sering kali belum tergarap secara maksimal karena keterbatasan modal dan teknologi. Menjawab tantangan tersebut, terjalin sebuah kerjasama produktif antara lembaga Liqaurrahmah dengan Rumah Zakat. Sinergi ini difokuskan pada penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas, di mana pesantren bertindak sebagai pusat edukasi sekaligus lahan produksi pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Program penguatan ketahanan pangan ini diimplementasikan melalui pemanfaatan teknologi pertanian tepat guna yang ramah lingkungan. Rumah Zakat, dengan pengalaman panjangnya di bidang pemberdayaan masyarakat, memberikan dukungan berupa bibit unggul, sarana irigasi, hingga pelatihan manajemen pertanian kepada para pengurus Liqaurrahmah. Tujuannya jelas, yakni mengubah lahan-lahan tidur menjadi lumbung pangan produktif. Pangan yang dihasilkan, mulai dari sayuran organik, padi, hingga peternakan mandiri, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan internal pesantren terlebih dahulu sebelum kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui sistem zakat produktif.

Pihak Liqaurrahmah menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari dakwah nyata di bidang ekonomi dan sosial. Dalam pandangan pesantren, jihad di masa kini bukan hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga perjuangan melawan kelaparan dan kemiskinan. Para santri dilibatkan langsung dalam proses penanaman dan pemeliharaan lahan, sehingga mereka memiliki keterampilan hidup yang sangat berharga. Pendidikan di pesantren tidak lagi bersifat teoritis-teologis semata, melainkan juga menyentuh aspek-aspek fungsional tentang bagaimana menjaga kedaulatan pangan bangsa. Ini adalah langkah strategis untuk menciptakan kemandirian pesantren yang sebenarnya, di mana institusi mampu menghidupi dirinya sendiri dan memberi manfaat bagi lingkungan.

Keterlibatan Rumah Zakat dalam program ini juga mencakup aspek digitalisasi pemasaran. Hasil panen yang melimpah dari Liqaurrahmah sering kali terkendala masalah distribusi. Melalui jaringan pemasaran yang dimiliki oleh Rumah Zakat, produk-produk hasil bumi dari pesantren dapat diakses oleh pasar yang lebih luas, termasuk melalui platform belanja daring. Hal ini menjamin adanya perputaran ekonomi yang sehat bagi lembaga. Keuntungan yang didapatkan dari penjualan produk pangan tersebut dikembalikan lagi untuk membiayai beasiswa santri dan perbaikan sarana pendidikan, sehingga menciptakan siklus pemberdayaan yang tidak terputus dan mandiri secara finansial.